Aku memasuki kamar yang diberikan AMINEF untuk ku tempati selama 3 hari di Hotel Borobudur. Wow… it’s a very nice room. Dengan pandangan bahagia bercampur norak plus kampungan aku mengagumi kenyamanan kamarku. Oh Mamie, oh Papie, aku ingin membagi kebahagiaan ini bersama kalian.
Beristirahat sejenak ternyata benar-benar menyegarkan tubuhku yang letih ini. Sambil berbaring aku membaca-baca program acara orientasi. Di situ aku mendapatkan informasi yang selama ini kutunggu, yaitu aku ditempatkan di Santa Ana, Florida. Coolll… Jam 7 kurang 5 menit aku turun ke Singosari Room untuk mengikuti acara pembukaan orientasi dilanjutkan dengan dinner. Bersama teman-teman yang sudah ku kenal, aku melangkah dengan penuh percaya diri ke ruang pertemuan. Ala maaakkk.. ternyata banyak juga yang sudah duduk di meja-meja bundar. Awalnya aku bingung juga mau duduk di mana. Sempat aku hampir duduk di salah satu meja, ternyata panitia mengharuskan ada 1 orang bule di tiap meja. Dengan berat hati aku merelakan tempat dudukku diambil seorang bule kece yang masih sempat say sorry (huh… basa basi).
Akhirnya aku berhasil mendapatkan tempat duduk, semeja dengan beberapa orang guru bahasa yang akan mengajar di US selama beberapa bulan. Ternyata mereka bahasa Inggrisnya fasih banget, membuat perasaan minderku semakin tak tertahankan. Untunglah Mr. McCoy segera maju mengucapkan kalimat selamat datang sekaligus membuka acara orientasi kami.
After that, dinner time horaaayyy!!!
Menu makan malam kami terdiri dari beraneka ragam western food yang namanya tidak ku kenal, tapi rasanya lumayan ku sukai. Ada peristiwa kocak ketika seorang teman dari Makassar tiba-tiba memekik gembira “wah ada kwetiau!!”. Otomatis mataku langsung berpindah ke arah makanan Asia yang satu itu. Serentak aku dan beberapa kawanku tergelak. Ternyata makanan yang dikira kwetiau itu adalah Fetucinni huahahaha… dasar katro, ndeso…!!!
….to be continued