Orientasi terakhir di DC aku kembali menyantap sarapanku dengan nikmat. Hari ini jadwal kami penuh dengan orientasi, diakhiri dengan persiapan untuk keberangkatan kami ke kampus masing-masing. Continue Reading »
Posted in Fulbright, USA | Tagged Baltimore, Chevy Chase, DC, Fulbright, Houston, Maryland, Texas, Washington | 2 Comments »
Hari kedua aku di Washington, DC, kami mulai mengikuti orientasi tentang US Arrival. Jadwal hari ini sangat menarik, karena pada jam 11 siang nanti, kami akan tour keliling DC. Dengan tidak sabar kami menunggu sampai akhirnya kami dibagi menjadi 4 group menuju 4 bis yang tersedia. Agar tidak membuang waktu, pihak CCID sudah menyediakan lunch packet yang bisa kami nikmati selama perjalanan. Continue Reading »
Posted in AMINEF, Fulbright, USA | Tagged Arlington, Capitol Building, DC, Fulbright, Washington, White House | Leave a Comment »
Aku bangun terlalu awal pagi itu, bahkan lebih awal 1 jam dari wekerku. Mungkin itu disebabkan karena jet-lag. Sesaat aku terkejut, karena yang datang tadi malam itu bukan hanya 1, tapi 2 orang wanita yang sekarang terlelap di kedua tempat tidur yang ada. Berarti masih ada 1 orang lagi yang akan datang. Aku menikmati mandi pagi dengan air hangat. Tubuhku rasanya sudah mulai pulih dari letih yang berlebihan. Continue Reading »
Posted in AMINEF, Fulbright, USA | Tagged AMINEF, DC, Embassy, Fulbright, Washington | Leave a Comment »
Seperti yang ku ceritakan sebelumnya, di Dulles Airport kami disambut oleh seorang koordinator dari CCID. Pria Amerika berkebangsaan Pakistan ini bersikap sangat ramah dan bersahabat, sampai-sampai membuat Jazzy (scholar dari Bogor) merasakan panah-panah asmara, ya amppyuuunnn…. Continue Reading »
Posted in AMINEF, Fulbright, USA | Tagged DC, Fulbright, Washington | 2 Comments »
Finally, Bocah Centil nyampe juga di Amerika. Berkat pertolongan Tuhan, diriku berhasil mewujudkan impian ke Amerika.
Perjalanan dimulai sejak aku melangkahkan kakiku keluar dari rumah dan terbang ke Jakarta. Keesokan harinya aku masih harus mengambil surat-surat, termasuk passport, uang akomodasi, fiskal dan uang saku dari kantor AMINEF. Lumayanlah dalam hal ini kami cukup sejahtera.
Jam 6 sore yang cerah ceria, aku check out dari hotel sambil menenteng 2 koper, 1 tas laptop dan 1 ransel berisi surat-surat beserta sejumlah uang, dan persediaan pakaian untuk 3 hari. Ini untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan terburuk kalau bagasi kami melanglang buana dulu ke tempat lain. Continue Reading »
Posted in AMINEF, Fulbright, USA | Tagged AMINEF, DC, Fulbright, United Airlines, Washington | 2 Comments »
If we look back to the past, there were many things that seemed weird or maybe hurt, but they became something amazing and beautiful in present or even in the future. It proves that God’s plans are only for our goods. If things seem bad or don’t work; don’t give up! You’re might be in a journey where God is leading you to the very best place that you’ve never imagined. Just like my friend always said, “Just appreciate the process!”
In early period I came to All Saints, I didn’t have any friend. Nobody recognized me. They just gave me smile, but we didn’t talk much. Perhaps they kept asking in their hearts, “who is this attractive insane girl?” Continue Reading »
Posted in All Saints, US Embassy | Tagged All Saints, Anglican, US Embassy | 3 Comments »
Last Friday was my last day in PT. Dexa Medica. I had been working for almost 5 months in this pharmaceutical company. It’s a big company with good management and policy. This company is located in TB Simatupang street, South Jakarta. The office building is nice, but I don’t think that the employees are happy with this location. It’s not easy to reach this office, especially for those who commute with public buses. They need to walk about 300 M from the main road to the office building. For those who have their own vehicles, they have to pay the parking service in high prices. Some of my friends put their vehicles at the other buildings to save money, even though it makes them walking far enough to our office building. Continue Reading »
Posted in Friends | Tagged Dexa Medica, MIS | 2 Comments »
Cieeehhhh….. kalau membaca judul di atas, aku serasa terbang ke langit ketujuh.
Kadang-kadang aku merasa geli dengan segala yang terjadi dalam hidupku. Ada hal-hal tertentu yang sangat ingin ku lakukan, dan aku berusaha dengan segala cara untuk mencapainya. Most of the time aku gagal, tapi anehnya ketika aku sudah tidak berharap, maka hal itu datang pada saat yang sangat tepat dan cara yang tidak pernah aku duga sebelumnya. God’s time is always perfect.
Seperti halnya dengan scholarship ke US yang ku terima, aku sudah sempat putus asa karena menunggu sedemikian lama. Beberapa teman bahkan sudah menerima hasilnya. Aku pun sudah berpikir untuk merelakannya. Tapi ketika aku sudah tidak mengharapkannya, mujizat itu nyata (kayak lagu…) dan Tuhan membuat impianku menjadi nyata dengan cara yang istimewa. Continue Reading »
Posted in AMINEF, All Saints, US Embassy | Tagged All Saints, AMINEF, Fulbright, US Embassy | 7 Comments »
Seperti yang sudah ku ceritakan di Kenapa Aku ke All Saints, aku telah jatuh cinta dengan gerejaku pada saat kebaktian pertama. Romantis amat ya…
Meskipun tanpa kepercayaan diri sama sekali, aku mulai terlibat di beberapa pelayanan (sok bangeeettttt…) seperti choir, dan juga singer. Salah satu keuntungan menjadi anggota choir di sini adalah kami tampil tidak hanya di All Saints, tapi juga di beberapa tempat bertaraf internasional. Pada Natal yang lalu kami bernyanyi di American Club dan ANZA (Australia & New Zealand Association). Continue Reading »
Posted in All Saints | Tagged All Saints, American Club, Anglican, ANZA, Christian | 3 Comments »
Menepati janjiku sebelumnya, aku akan menceritakan tentang gereja yang telah menjadi tempatku beribadah selama setahun terakhir ini. Sudah lama aku ingin menulis sesuatu tentang gerejaku, tapi setiap kali aku duduk di depan komputer, jari-jariku seakan beku tak mau bergerak menyentuh tuts-tuts pada keyboardku. Akhirnya aku hanya duduk terdiam sampai screensaver menutupi pandanganku dari Firefox. Hari ini entah ada angin apa akhirnya aku berhasil juga mengetik sampai sejauh ini.
Judul di atas adalah salah satu dari pertanyaan survey yang diadakan gerejaku kurang lebih sebulan yang lalu. Sebuah survey yang menuai kontroversi di kalangan orang Indonesia. Bagiku, just be positive. If there’s nothing wrong with you, then there’s nothing you need to worry about. Continue Reading »
Posted in All Saints | Tagged All Saints, Anglican, Christian | Leave a Comment »